
"Gayorti News: Sentuhan Humanis Kasat Lantas Banyuwangi, Petugas Proaktif Bimbing Pemohon SIM di Loket"
"Petugas Proaktif Bimbing Pemohon, Kasat Lantas Banyuwangi: 'Transparansi Kunci Pelayanan Prima'"
PENGAWASAN PUBLIK & TINDAK LANJUT
"Secara keseluruhan, Satpas SIM Polresta Banyuwangi mendapatkan predikat 'Pelayanan Prima'. Kombinasi antara petugas yang aktif membimbing pemohon, kejelasan signage pendaftaran online, serta komitmen Kasat Lantas AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady terhadap transparansi menjadikan layanan ini layak direkomendasikan bagi warga Banyuwangi."
Satpas SIM Polresta Banyuwangi berhasil menampilkan wajah pelayanan kepolisian yang modern dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat. Berdasarkan observasi visual dan pernyataan Kasat Lantas AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., fasilitas ini tidak hanya mengandalkan sistem digital, tetapi juga kehadiran petugas yang aktif membimbing pemohon secara langsung.
BANYUWANGI || Gayortinews – Suasana tertib dan terorganisir terlihat jelas di area loket pendaftaran Satpas SIM Polresta Banyuwangi. Seorang petugas kepolisian tampak sedang memberikan arahan dan penjelasan detail kepada pemohon SIM, termasuk seorang wanita berhijab maroon dan warga lainnya yang antre di depan meja layanan.
Kondisi ini mencerminkan komitmen Polresta Banyuwangi dalam memberikan pelayanan publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga informatif dan humanis. Petugas tidak hanya duduk di belakang meja, melainkan aktif berdiri dan berinteraksi langsung untuk memastikan setiap pemohon memahami alur prosedur, terutama terkait sistem pendaftaran online yang terpampang jelas pada signage di dinding.
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa kehadiran petugas di area front office adalah bagian dari standar operasional prosedur (SOP) pelayanan prima.
“Kami instruksikan seluruh anggota untuk tidak pasif. Petugas harus proaktif memberikan edukasi dan arahan sejak pemohon masuk ke area Satpas. Tujuannya agar tidak ada warga yang bingung atau salah langkah, sehingga proses pembuatan SIM bisa berjalan efisien dan transparan,” ujar AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pelayanan. Dengan adanya petunjuk arah yang jelas seperti “Pendaftaran Online” dan pengawasan langsung dari petugas, Polresta Banyuwangi berupaya memangkas potensi pungutan liar (pungli) dan memastikan semua biaya sesuai dengan tarif PNBP yang berlaku.
“Kepuasan masyarakat adalah tolak ukur kinerja kami. Jika ada kendala atau keluhan, saya minta warga langsung sampaikan kepada pengawas atau saya personally. Kami ingin Satpas SIM Banyuwangi menjadi contoh pelayanan kepolisian yang modern dan berintegritas,” tambahnya.
Langkah Polresta Banyuwangi ini mendapat apresiasi dari sejumlah pemohon yang merasa lebih dipandu dan dihargai waktunya. Diharapkan, standar pelayanan seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Banyuwangi.



