Pemerintahan

Rumah Warga Miskin Tidak Pernah mendapatkan Bantuan Perbaikan

Ketapang, Kalbar || gayortinews.net -Rumah salah satu warga yang bertempat di kelurahan Sampit delta Pawan kec.delta Pawan, RT 03, RW 038, GG kampung bungga kelurahan Sampit kecamatan delta Pawan milik Almarhumah ibu lindawati,tak pernah mendapatkan bantuan bedah rumah’ bentuk apapun dari pemerintah kabupaten, propinsi baik pusat 19/8/2025

 

“rumah milik Almarhumah ibu lindawati ini dari tahun ke tahun tidak pernah mendapat kan bantuan sepeti contoh rumah bedah dalam bentuk apapun tidak pernah sama sekali dapat bantuan rumah bedah baik melalui kelurahan kabupaten baik pun pemerintah provinsi Kalbar.

Lalu dimanakah dana rutilahu(rumah tinggal layak huni)bedah rumah yang seharusnya ada dana bantuan dari pemerintah.

Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 mengatur bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Ini berarti negara memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka agar dapat hidup layak.

 

Ada apakah dengan perangkat desa setempat dengan adanya pembiaran ataukah tutup mata?

 

Keterangan warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan Memang benar rumah tersebut tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali yaitu bentuk bantuan rumah bedah, padahal warga tersebut bukan warga negara asing atau (WNA) warga tersebut adalah warga WNI yaitu warga negara Indonesia.

 

Nenek moyang mereka ikut dalam perjuangan perjuangan RI sehingga sebutan NKRI harga mati hingga ke generasi seterusnya, tapi kenapa orng tersebut tidak mendapat keadilan yang sama di negara ini.

 

“setelah sekian lamanya hidup bersama orang tuanya hingga akhirnya seorang ibu Dari anak anak tersebut di panggil oleh yang maha esa dan pergi tuk selama – lamanya, tapi masih tetap juga rumah salah satu warga tersebut tidak pernah sama sekali mendapat bantuan sepeti rumah bedah yang mana orng lain bisa mendapatkan bantuan rumah bedah tapi mereka tidak pernah mendapat kan bantuan sama sekali.

 

Harapan kami kepada bapak presiden RI yang kami cintai kami bangga kan, dan kami hormati Dengan hati yang terdalam kami sampaikan bahwa kami pun adalah warga negara Indonesia yaitu WNI tapi kenapa kami tidak mendapatkan bantuan layak nya sepeti orng orng pada umumnya di seluruh belahan Nusantara yang kami cintai ini, Dengan hormat bapak presiden RI dan ucapan mf beribu ribu mf kami juga Ingin dan menginginkan sepeti layak nya orng orng lain yang bisa mendapatkan bantuan bedah rumah… justru bnyak yang gagah gagah dan mampu bisa mendapatkan bantuan rumah bedah tapi disisi lain kami dari tahun ke tahun tidak pernah mendapat kan bantuan dari kelurahan kabupaten Ketapang atau pun propinsi.

Pemerintah kabupaten melalui stakeholder diantaranya kepala desa  , dinas sosial , dinas pekerjaan umum seyogyanya lebih memperhatikan warga masyarakat untuk lebih turun ke lapangan bukan hanya duduk di balik meja.

“Setelah beberapa awak media meluncur kelokasi rumah warga tersebut memang benar rumah warga tersebut tidak pernah mendapat kan bantuan rumah bedah dalam bentuk apapun tapi malah rumah warga di sekeliling rumah tersebut banyak mendapat bantuan yaitu bedah rumah sangat di sayangkan sekali adanya ke tidak Adilan sepeti ini bagi warga negara Indonesia.

Apakah ada perbedaan atau spesifikasi khusus dalam rencana perbaikan dan pembangunan warga masyarakat dibawah garis kemiskinan?Kaperwil Kalbar: Joni patikawah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button