Berita utamaDaerahNasionalPemerintahanTerkiniUncategorized
Trending

SATU HATI SATU DOA! TIRAKATAN HUT KE-81 RI WARGA LETICIA 2: RAYAKAN MERDEKA, PEDULI SAUDARA DI NTT

Tanpa sekat dan panggung mewah, warga RT 028/RW 015 Buni Bhakti pererat persatuan sekaligus mengirim doa bagi korban gempa bumi.

🔹 SATU HATI: SYUKUR DAN DOA UNTUK NEGERI

Kemerdekaan bukan hanya tentang merayakan masa lalu, melainkan nyata dalam persatuan hari ini dan kepedulian terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.

Warga Perumahan Leticia 2 RT 028/RW 015 Buni Bhakti, Babelan, Bekasi menggelar malam tirakatan penuh makna menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tanpa sekat dan kemewahan, acara diisi doa bersama, pemotongan tumpeng, dan penguatan persaudaraan. Di tengah sukacita perayaan, warga juga menyatukan doa dan kepedulian bagi korban gempa magnitudo 7,7 di NTT. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kemerdekaan sejati tercermin dari persatuan dan rasa saling peduli antar sesama anak bangsa.

User Rating: Be the first one !

BEKASI || gayortinews – Menjelang detik-detik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat persatuan tidak hanya terasa lewat hiasan bendera, melainkan lewat kebersamaan yang tulus di tengah masyarakat. Warga Perumahan Leticia 2, RT 028/RW 015, Kelurahan Buni Bhakti, Kecamatan Babelan, menggelar malam tirakatan penuh makna pada Minggu (16/8/2026).

 

Acara ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Di tengah sukacita merayakan kemerdekaan, warga juga merasakan getaran duka yang sama atas musibah gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 47 jiwa dilaporkan gugur dan ribuan rumah serta fasilitas hancur, membuat peringatan kali ini menjadi momen untuk mempertebal rasa kepedulian antar sesama anak bangsa.

 

Suasana malam itu begitu hangat: warga duduk berdampingan setara, tanpa sekat jabatan maupun status. Rangkaian acara diisi doa bersama, pemotongan tumpeng, hingga tukar pikiran untuk memperkokoh tali persaudaraan lingkungan.

 

Dalam sambutannya, Ketua RT 028 mengajak seluruh warga merenungkan kembali arti kemerdekaan yang diraih lewat pengorbanan para pahlawan:

“Puji syukur kita panjatkan, malam ini kita berkumpul bukan untuk bersenang-senang semata, melainkan mengenang jasa mereka yang telah berjuang. Terima kasih saya ucapkan atas gotong royong seluruh warga. Mari kita jaga persatuan ini, dan mari kita kirim doa bagi saudara kita yang sedang tertimpa musibah di NTT,” ujarnya dengan haru.

 

Pesan serupa juga disampaikan dalam suasana yang lebih santai namun penuh makna:

“Kita adalah satu keluarga di lingkungan ini. Kerja sama mulai dari menyiapkan tempat, konsumsi, hingga perlengkapan, itulah cerminan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya. Semoga kebersamaan ini tak berhenti malam ini saja, tapi terus kita jaga sehari-hari.”

 

Momen ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, melainkan bebas untuk saling peduli, bebas untuk bersatu, dan kuat untuk menghadapi setiap tantangan bangsa—mulai dari kemiskinan, kesenjangan, hingga bencana alam yang datang silih berganti.

 

Selamat HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga persatuan dan gotong royong tetap menjadi tiang negara kita.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button