
Pasar Sapi Dengkol: Ramai Ternak, Ramai Judi, Hukum Terabaikan?
Setiap Senin dan Jumat Keramaian Dimanfaatkan, Kejahatan Berjalan Terang-Terangan Tanpa Ada yang Menindak!
✅ Ramai Pasar, Ramai Kejahatan: Mengapa Hukum Diam Saja?
Pasar seharusnya tempat berdagang, bukan tempat berjudi. Ketiadaan tindakan nyata adalah bukti nyata kelalaian yang merugikan seluruh masyarakat.
Setiap hari pasaran Senin dan Jumat, saat Pasar Sapi Dengkol Singosari ramai transaksi hewan ternak, perjudian dadu dan capjki justru beroperasi makin leluasa di sekitar lokasi. Warga melaporkan aktivitas ini berlangsung terang-terangan seolah tak tersentuh hukum, dan mempertanyakan kelalaian aparat yang seolah membiarkan keramaian pasar dijadikan tameng kejahatan. Masyarakat menuntut penindakan tegas dan mendadak agar pasar kembali menjadi tempat aman untuk berusaha.
SINGOSARI || gayortinews — Setiap Senin dan Jumat saat Pasar Sapi Singosari di Desa Dengkol ramai pembeli, di situlah kejahatan justru merayap makin liar. Keramaian jual beli hewan ternak bukan lagi sekadar tempat mencari nafkah, melainkan tameng paling sempurna bagi perjudian dadu dan capjki untuk beroperasi terang-benderang, tanpa rasa takut sedikitpun.
Warga sudah berteriak lewat laporan, tapi apa yang terjadi? Aktivitas haram itu justru makin berani: taruhan makin besar, peserta makin banyak, dan lokasinya makin dekat dengan kerumunan warga. Yang paling menyakitkan: semua orang melihatnya, tapi aparat yang digaji untuk menjaga justru seolah kehilangan mata dan telinga saat hari pasaran tiba.
⚠️ FAKTA YANG TAK BISA DITUTUPI: TERBUKA, RUTIN, DAN DILINDUNGI KEBISUAN
“Saat pasar ramai, judi makin mengamuk. Mereka main di pinggir jalan, di balik kandang sapi, di gang-gang yang tak terawasi. Kalau kami tanya, mereka malah menantang: ‘Lapor saja, tak ada yang berani menyentuh kami’,” ungkap narasumber warga dengan nada getir.
Pertanyaan besar yang tak terjawab:
✅ Apakah keramaian pasar dijadikan alasan untuk lengah?
✅ Atau justru ada tangan yang memastikan razia tak pernah datang saat mereka beroperasi?
✅ Mengapa warga yang melihat saja takut, sementara aparat yang berwenang diam membisu?
⚖️ JANGAN BIARKAN UANG RAKYAT DIBAYAR DENGAN KETIDAKADILAN
Ini bukan sekadar kelalaian. Ini adalah pengkhianatan terhadap amanah. Pasar yang seharusnya menjadi pilar ekonomi warga, kini dicemari oleh kejahatan yang berani menantang hukum di siang bolong.
Kami menuntut Kapolsek Singosari dan jajaran terkait:
❌ Berhenti bersembunyi di balik alasan “ramai dan sulit dikendalikan”
✅ Lakukan penindakan tegas dan mendadak tepat saat hari pasaran Senin dan Jumat
✅ Usut tuntas mengapa selama ini dibiarkan, dan siapa yang memberi rasa aman bagi pelaku
Hukum tak boleh tunduk pada keramaian, apalagi tunduk pada kekuatan yang tak terlihat di balik layar. Warga Dengkol sudah lelah hanya bisa melihat dan diam. Sekarang giliran aparat membuktikan: apakah kalian benar-benar pengayom rakyat, atau hanya penonton yang diam saat rakyat dirugikan?



