Bakti SosialBerita utamaDaerahHalo PolisiNasionalPelayanan publikPemerintahanTerkiniUncategorized
Trending

🤝 BUKAN MENGHADAPI, TAPI MERANGKUL! POLWAN SAPA PEJUANG ASPIRASI DI DEPAN DPR, BAGIKAN MAKANAN & MINUMAN DENGAN HANGAT

Bukan berdiri di seberang — tapi merangkul dari dekat. Polwan turun menyapa pejuang aspirasi di depan DPR, bagikan makanan dan minuman sebagai jembatan kebersamaan

- ✅ Pendekatan Humanis Polda Metro Jaya: Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di Depan Gedung DPR

Pengamanan tak harus bermusuhan. Polwan Polda Metro Jaya membuktikannya — menyapa, menyajikan makanan dan minuman, merangkul pejuang aspirasi di depan DPR. Hak berpendapat tetap terjaga, kedamaian tetap terpelihara, dan kehadiran Polri terasa melayani, bukan menekan.

Personel Polwan beserta jajaran Polda Metro Jaya menyapa dan membagikan makanan serta minuman kepada warga yang menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026). Sebuah pendekatan humanis yang mencairkan jarak antara petugas dan masyarakat. Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa peserta adalah pejuang aspirasi — bukan lawan — dan penyampaian pendapat adalah hak konstitusional warga yang harus berjalan aman, tertib, dan damai.

User Rating: Be the first one !

JAKARTA || Gayortinews— Sejumlah personel Polwan beserta jajaran Polda Metro Jaya memberikan warna berbeda dalam pengamanan aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Alih-alih hanya berdiri kaku di barisan, para petugas justru turun mendekat, menyapa, dan membagikan makanan serta minuman kepada para peserta aksi.

 

Dengan membawa kotak makanan dan botol minuman, para Polwan berkeliling mendatangi kelompok peserta yang sedang duduk beristirahat di seputar lokasi. Makanan diserahkan secara langsung disertai sapaan hangat — menciptakan interaksi yang jauh dari citra kepolisian yang kaku dan menakutkan. Banyak peserta yang tampak tersenyum menerima pemberian itu, bahkan ada yang sempat berbincang akrab dengan petugas di lokasi.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dijalankan Polri. Pengamanan bukan berarti menempatkan diri sebagai pihak yang berhadapan dengan warga, melainkan hadir untuk melayani dan memastikan hak menyampaikan pendapat dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

 

“Kami memahami bahwa mereka yang hadir di sini sedang memperjuangkan aspirasi. Mereka bukan musuh. Maka kehadiran kami pun bukan sekadar mengawasi — tapi juga peduli. Memberi makan dan minum adalah hal sederhana, namun kami harap dapat menyampaikan pesan: kita satu bangsa, kita saling menghargai,” ujar Budi Hermanto.

 

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga kondusivitas: “Penyampaian pendapat adalah hak yang dilindungi Undang-Undang. Mari kita laksanakan dengan bermartabat, tanpa keributan, tanpa provokasi. Demi aspirasi yang didengar, bukan karena kerusuhan yang terjadi.”

 

Kegiatan berjalan damai. Makanan habis disalurkan, peserta tetap menyampaikan pendapatnya, dan petugas tetap di lokasi — bukan sebagai penjaga benteng, melainkan sebagai pelayan negara yang hadir di tengah rakyatnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button