Berita utamaDaerahHalo PolisiHukum & KriminalTerkiniUncategorized
Trending

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polres Gresik Siap Kerahkan 103 Personel

Dipimpin Kabag Ops Kompol Arief Sukmo Wibowo, 103 personel disiapkan matang: sasar hingga sindikat, waspadai modus baru, dan tegas tanpa pandang bulu termasuk oknum!

SIAP TUMPAS! KESIAPAN MATANG DAN TEKAD TEGAS BERANTAS NARKOBA

Polres Gresik menegaskan kesiapan penuh lewat persiapan matang. Operasi tidak hanya menyasar pengguna, tapi menembus hingga sindikat utama, mewaspadai modus baru, serta menegaskan penindakan tegas tanpa pandang bulu termasuk jika ada oknum yang terlibat.

Polres Gresik mematangkan persiapan lewat Latihan Pra Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 dengan mengerahkan 103 personel yang akan bertugas selama 12 hari penuh. Operasi diarahkan tak hanya menangkap pengguna, tapi menembus hingga jaringan sindikat pengedar narkotika beserta barang bukti seluruh jenis narkoba dan modus baru yang berkembang. Pihak kepolisian juga mewaspadai peta kerawanan yang tercatat di beberapa kecamatan, mengingatkan agar tak terlena dengan predikat Kota Santri, serta menegaskan komitmen menindak tegas siapapun yang terlibat—termasuk oknum sendiri—tanpa pandang bulu dan tetap berpegang pada aturan hukum yang berlaku.

User Rating: Be the first one !
GRESIK || gayortinews — Gresik siap bersih dari jeratan narkoba! Polres Gresik menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Tumpas Narkoba Semeru 2026 di Ruang Rupatama Sarja Arya Racana, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan jajaran kepolisian mematangkan strategi dan kesiapan personel guna memberantas habis peredaran gelap narkotika di wilayahnya.

Latihan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Gresik Kompol Arief Sukmo Wibowo mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, dihadiri pejabat utama dan seluruh personel yang akan bertugas. Operasi akan berlangsung selama 12 hari penuh, mulai 12 hingga 23 Agustus 2026, dengan melibatkan total 103 personel yang berpusat pada Satresnarkoba didukung seluruh Polsek jajaran.

SASARAN JELAS: DARI PENGGUNA HINGGA SINDIKAT UTAMA

Dalam arahan Kapolres yang dibacakan, ditegaskan bahwa operasi ini tidak sekadar menangkap pengguna, tetapi menembus hingga akar permasalahannya:

“Laksanakan deteksi dini dan tindakan tegas terhadap jaringan peredaran narkoba. Gelar razia terukur, tuntaskan proses hukum sampai ke kejaksaan, namun tetap utamakan keselamatan personel.”

Sasaran meliputi narkotika Golongan I, II, III, tembakau sintetis/gorila, PCC, obat terlarang, hingga modus baru seperti narkoba cair vape dan penyelundupan yang disamarkan.

PETA RAWAN DAN MODUS BARU YANG DIWASPADAI

Kanit IV Satintelkam Ipda Hendry Nurdiansyah memaparkan data kerawanan sepanjang 2025: Manyar terbanyak 25 kasus, Driyorejo 23, Kebomas 16, dan Gresik Kota 15 kasus.

Peringatan keras disampaikan: modus kini makin canggih — mulai sistem ranjau, obat keras tanpa resep, hingga penyusupan ke tempat tinggal, fasilitas umum, dan lingkungan pendidikan. Personel diminta maksimalkan teknologi, waspadai kebocoran info, dan telusuri keterlibatan oknum.

🛡️ TEGAS TAPI BERATURAN: TIDAK ADA RUANG BAGI OKNUM

Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani menegaskan seluruh penanganan dan Laporan Polisi dipusatkan di Satresnarkoba agar data terpadu dan jaringan bisa dilacak utuh.

“Setiap tindakan harus berdasarkan penyelidikan matang. Hindari sikap arogan yang mencoreng nama baik institusi. Jika terbukti ada oknum yang terlibat, penindakan tegas pasti dilakukan tanpa pandang bulu.”

Kompol Arief juga mengingatkan: predikat Gresik Kota Santri bukan alasan untuk lengah. Justru harus lebih waspada terhadap taktik baru yang makin cerdik menyusup ke tengah masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button