
Judi Narkoba Merajalela, Kinerja Polresta Deli Serdang Dipertanyakan
Laporan Jelas, Lokasi Nyata, Tapi Razia Tak Kunjung Datang: Kinerja Dan Kewaspadaan Polresta Deli Serdang Dipertanyakan Masyarakat!
⚖️ PERTANYAAN KUNCI: APA YANG TELAH DAN AKAN DILAKUKAN POLRESTA DELI SERDANG?
Warga menilai respons aparat lambat dan minim tindakan nyata, sementara kejahatan makin leluasa. Kepercayaan publik dipertaruhkan pada penegakan hukum yang adil dan tegas.
Laporan warga Deli Serdang mengenai maraknya judi tembak ikan, togel, dan peredaran narkoba di lima kecamatan sudah sangat jelas lokasi dan waktunya. Namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata maupun tanggapan resmi dari Polresta Deli Serdang. Masyarakat mempertanyakan kewaspadaan dan keseriusan penegakan hukum di lapangan, serta meminta perhatian langsung Kapolri dan pimpinan tinggi untuk memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu dan tidak ada perlindungan bagi pelaku kejahatan.
DELI SERDANG || gayortinews — Ini bukan sekadar keluhan warga. Ini adalah pertanyaan besar yang mencoreng wibawa penegakan hukum! Di saat aduan demi aduan mengalir deras mengenai maraknya judi tembak ikan, togel, hingga peredaran narkoba yang berani beroperasi terang-terangan di lima kecamatan Deli Serdang, sejauh mana kewaspadaan dan tindakan nyata yang telah dilakukan Polresta Deli Serdang?
Warga sudah melapor, lokasi sudah jelas, waktunya diketahui — namun kejahatan justru makin leluasa. Apakah pengawasan berjalan? Apakah penyelidikan digalakkan? Ataukah justru sikap diam inilah yang memberi ruang bagi kejahatan untuk berkembang biak?
📑 LIMA KECAMATAN TERANCAM, TAPI DI MANA RAZIA?
Berdasarkan data yang diterima Rabu, 5 Agustus 2026, aktivitas gelap ini menyebar luas:
✅ Lubuk Pakam
✅ Beringin
✅ Batang Kuis
✅ Galang
✅ Sibiru-biru
Warga menyaksikan sendiri: mesin judi beroperasi, peredaran narkoba berjalan bebas, seolah tak ada rasa takut akan razia atau penindakan aparat. Jika informasi ini sudah terbuka lebar, mengapa petugas belum turun menyisir? Mengapa kejahatan masih dibiarkan menggerogoti lingkungan?
📣 RAKYAT TANYA: APA YANG DILAKUKAN SELAMA INI?
AS, warga Beringin: “Kami sudah tahu lokasinya, kami sudah berani melapor. Tinggal aparat yang datang memeriksa dan menindak! Jangan biarkan laporan kami hanya menjadi arsip mati, sementara kejahatan makin subur.”
NG, warga Lubuk Pakam menambahkan: “Kami tak minta janji manis. Kami minta tindakan nyata! Jangan sampai anak-anak kami menjadi korban karena kelalaian atau sikap diam petugas yang seharusnya melindungi.”
Sampai berita ini tayang, redaksi telah menghubungi Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana guna meminta penjelasan langkah yang telah dan akan diambil, namun belum ada tanggapan sedikitpun.
🛡️ PIMPINAN TERTINGGI DIMINTA MENGEVALUASI KINERJA LAPANGAN
Melihat lambatnya respons dan makin merajalelanya kejahatan, warga tak lagi percaya pada penanganan tingkat bawah saja. Mereka meminta perhatian serius sekaligus pengawasan langsung dari:
🔹 Presiden Prabowo Subianto
🔹 Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
🔹 Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto
Warga menuntut evaluasi menyeluruh: Apakah petugas sudah bekerja maksimal? Apakah ada kelalaian tugas? Atau ada hal lain yang menghalangi penindakan? Penegakan hukum harus profesional, transparan, dan sesuai sumpah Tri Brata — tak boleh ada yang tertutup, tak boleh ada yang dibiarkan.
Laporan bukan sekadar dibaca, tapi harus ditindaklanjuti. Kejahatan bukan sekadar diketahui, tapi harus diberantas sampai ke akar-akarnya.



