
145 GRAM TEMBAKAU SINTETIS DIAMANKAN, TAPI DALANG AJ MASIH BEBAS: ADA APA SEBENARNYA?
Dari Pengembangan Kasus Bulan Lalu, Polisi Ungkap Jaringan yang Pasok Narkotika ke Surabaya dan Sekitarnya
🔹 PENINDAKAN NYATA: PEMBONGKARAN PABRIK RAHASIA NARKOBA
✅ Keberhasilan penangkapan perlu diimbangi dengan penuntasan seluruh jaringan dan dalang.
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil membongkar penyamaran kamar kos yang disulap menjadi tempat produksi tembakau sintetis sekaligus peredaran narkotika lain. Tersangka BS diringkus beserta 145 gram barang bukti lengkap peralatan, namun jejak mengarah ke sosok AJ yang kini dicari sebagai DPO. Penyelidikan berlanjut untuk memburu dalang utama agar seluruh jaringan benar-benar terputus.
SURABAYA || Gayortinews – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya kembali membuktikan ketajaman penyelidikannya. Tim berhasil membongkar praktik produksi gelap narkotika jenis tembakau sintetis yang beroperasi diam-diam di dalam sebuah rumah kos di kawasan Taman, Sidoarjo, yang kemudian disebar ke wilayah Surabaya hingga sekitarnya.
Dalam operasi yang berlangsung, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial BS (23), warga Bulu Barat, Kecamatan Madiun. Pria ini ternyata menyewa kamar kos khusus yang diubah menjadi gudang sekaligus tempat meramu tembakau sintetis. Selain barang utama, petugas juga menyita bukti lain berupa ganja dan sabu-sabu beserta peralatannya.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Dodi Pratama mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfi membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka BS berperan ganda sebagai pembuat sekaligus kurir pengedar. Ia menjalankan perintah dari orang lain yang berinisial AJ lewat telepon, namun hingga saat ini keberadaan AJ belum diketahui dan kami nyatakan sebagai DPO,” tegas Dodi, Rabu (12/8).
Jejak kasus ini bermula dari penangkapan penyalahguna narkoba di Surabaya pada Juni lalu. Hasil pengembangan mengarah ke sosok BS yang akhirnya diringkus pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Penambangan, Krembangan, Sidoarjo. Total barang bukti tembakau sintetis yang diamankan mencapai 145 gram.
Polisi menegaskan akan terus memburu pelaku lain yang diduga menjadi dalang di balik layar. Masyarakat diminta tetap waspada dan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.



