Berita utamaDaerahHukum & KriminalNasionalTerkiniUncategorized
Trending

BAWA UANG DAN CCTV! JEJAK KEJAHATAN DI SPBU SELOKROMO TERBONGKAR TUNTAS

Aksi berencana lengkap dengan pembagian peran, korban diikat dan diancam senjata, rekaman CCTV ikut dibawa lari; Polda Jateng pastikan tak ada yang lolos.

🔹 AKSI DIRANCANG, JEJAK TERUNGKAP 🔹 EMPAT DITANGKAP, DUA DIBURU: TAK ADA YANG TERLEPAS

Perencanaan matang bukan tameng hukum. Siapa pun yang terlibat, pasti akan disambar jaring aparat.

Perampokan dengan kekerasan di SPBU Selokromo Wonosobo yang disusun matang akhirnya terbongkar. Tim gabungan Polda Jateng dan Polres Wonosobo berhasil mengamankan empat tersangka, sementara dua orang lainnya ditetapkan DPO dan terus dikejar. Pelaku membekap, mengancam dengan benda menyerupai senjata api, mengikat korban, lalu menggasak uang serta membawa perangkat rekam CCTV untuk menghapus jejak. Aparat menegaskan seluruh pihak yang terlibat akan diproses hukum tanpa pandang bulu.

User Rating: Be the first one !

WONOSOBO || Gayortinews – Perampokan yang disusun rapi bagai operasi militer di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, akhirnya terbongkar tuntas. Gabungan tim Unit Reaksi Cepat Jatanras Polda Jawa Tengah dan Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan empat pelaku, sementara dua rekan lainnya kini masuk daftar pencarian orang.

 

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir menjelaskan, peristiwa kelam itu terjadi Minggu malam (9/8) sekitar pukul 23.30 WIB di ruang kantor SPBU yang berada di jalur utama Wonosobo–Banyumas.

 

“Ini bukan kejahatan iseng. Semua sudah direncanakan jauh hari sebelumnya: mereka bertemu, membagi tugas, menyiapkan kendaraan hingga perlengkapan tindak pidana,” tegas Kombes Anwar Nasir.

 

Jejak kejadiannya mengerikan: tiga pelaku masuk ke ruang kantor dengan alasan meminta rekaman CCTV. Saat petugas lengah, salah satu langsung membekap korban, sementara yang lain mengancam menggunakan benda menyerupai senjata api. Korban tak berdaya, diikat kabel ties, mulut dilakban. Pelaku lantas menggasak uang dari brankas dan laci kasir, bahkan membawa alat perekam CCTV untuk menghapus jejak.

 

Empat pelaku yang kini diamankan berinisial RAT (42), MRA (29), WW (30), dan AH (37). Dua orang lainnya masih dikejar habis-habisan.

 

Polda Jateng menegaskan, kejahatan yang merencanakan kekerasan dan merampas hak orang lain tak akan dibiarkan berlalu. Seluruh pihak yang terlibat, sekecil apa pun perannya, akan diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button